Nagekeo, 22 Juli 2025 – Balai Pengawas Obat dan Makanan di Ende menggelar kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) terkait pencegahan stunting yang bertempat di Kantor Lurah Danga. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Balai POM di Ende dalam mendukung program pemerintah menurunkan angka stunting.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Lurah Danga, Yohanes Lado, A.Md., yang dalam sambutannya menekankan pentingnya peran aktif masyarakat, khususnya ibu hamil dan menyusui, dalam mencegah stunting sejak dini.
Sebanyak 45 peserta hadir dalam kegiatan ini, terdiri atas ibu hamil, ibu menyusui, perempuan usia produktif, kader Kelurahan Danga dan lintas sektor Kabupaten Nagekeo. Para peserta tampak antusias menyimak paparan dari narasumber, yakni dr. Maria Y. Pramithasari Jo, M.Med.Sc., Sp.A., yang menyampaikan materi mengenai penyebab, dampak, serta cara mencegah stunting, mulai dari pola asuh, asupan gizi seimbang, hingga pentingnya sanitasi lingkungan. Kepala Balai POM di Ende, Eko Agus Budi Darmawan, S.F., Apt., M.Pharm., turut memberikan materi tentang keamanan pangan sebagai langkah konkret dalam pencegahan stunting.
Sesi diskusi berlangsung interaktif dan hangat. Banyak peserta yang mengajukan pertanyaan, menandakan tingginya minat dan kepedulian terhadap isu stunting.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada Balai POM di Ende dan Dinas Kesehatan Nagekeo atas terselenggaranya kegiatan ini. Saya juga mengimbau kepada seluruh peserta agar tetap memperhatikan tumbuh kembang anak-anaknya," ujar Yohanes saat menutup kegiatan.
Diharapkan, melalui kegiatan KIE ini, pemahaman masyarakat Kelurahan Danga tentang stunting semakin meningkat, mendorong praktik gizi yang lebih baik, dan pada akhirnya berkontribusi dalam menurunkan angka stunting di wilayah Kabupaten Nagekeo.