Membanggakan !! Perwakilan Nusa Tenggara Timur Raih Penghargaan Tingkat Nasional pada Gelaran Lomba Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Sadar Pangan Aman (Germas SAPA) Tahun 2025

21-10-2025 Balai POM di Ende Dilihat 226 kali

Ende, 21 Oktober 2025  Prestasi membanggakan diraih oleh perwakilan Provinsi Nusa Tenggara Timur pada gelaran Lomba Germas SAPA Tahun 2025. MIN Nagekeo berhasil meraih Juara 2 dalam Lomba Sekolah dengan PJAS Aman kategori SD/MI Regional Timur Tahun 2025. Tak kalah gemilang, MAN Nagekeo berhasil menyabet Juara 1 untuk kategori SMA/MA. Sementara itu, Pasar Malanuza di Kabupaten Ngada juga menorehkan prestasi dengan meraih Juara 3 dalam Lomba Pasar Pangan Aman Regional Timur Tahun 2025.

BPOM menyelenggarakan Pertemuan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) Sadar Pangan Aman (SAPA) di Aula Gedung Bhinneka Tunggal Ika, Kantor BPOM Pusat. Kepala BPOM Taruna Ikrar membuka secara resmi kegiatan yang turut menghadirkan perwakilan dari kementerian/lembaga, pemerintah daerah dari seluruh Indonesia, serta stakeholder lain.

Dalam pertemuan tersebut, Kepala BPOM memberikan penghargaan kepada pemerintah kabupaten/kota, desa, sekolah, serta unit pelaksana teknis (UPT) BPOM di berbagai wilayah yang dinilai berhasil mengimplementasikan program Germas SAPA secara optimal. Penilaian dilakukan oleh tim independen yang terdiri dari 10 kementerian/lembaga yang turut bersinergi dalam upaya penguatan keamanan pangan nasional. Dalam kesempatan ini, Balai Besar POM di Kupang memperoleh apresiasi sebagai UPT dengan jumlah penghargaan Germas SAPA terbanyak keempat secara nasional.

BPOM telah menginisiasi berbagai program keamanan pangan berbasis komunitas seperti Desa Pangan Aman, Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas, dan Sekolah dengan Pembudayaan Keamanan Pangan, yang terintegrasi dalam Germas SAPA. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat sepanjang rantai pangan. Hingga 2024, BPOM telah mengintervensi sebanyak 1.106 desa/kelurahan, 453 pasar, dan 17.318 sekolah, serta mencetak lebih dari 31.000 kader keamanan pangan di tingkat desa, pasar, dan sekolah.

Pertemuan Germas SAPA ini diharapkan menjadi momentum dalam memperkuat komitmen dan sinergi lintas sektor guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui keamanan pangan. Melalui peran aktif seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT), BPOM akan terus mengembangkan program-program pemberdayaan dan pengawasan keamanan pangan yang terintegrasi, berorientasi pada peningkatan derajat kesehatan masyarakat, penguatan kualitas sumber daya manusia, serta peningkatan daya saing bangsa.

‘Mari Kita Wujudkan Masyarakat Indonesia yang Sehat dan Sadar Pangan Aman’

Sarana