Ende, 21-30 Juli 2025 – Kapasitas Laboratorium Pengujian Balai POM di Ende semakin meningkat dengan adanya tambahan instrumen Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS) dan Dissolution Tester. Penambahan fasilitas ini merupakan salah satu upaya Balai POM di Ende dalam melindungi masyarakat dari sediaan farmasi dan pangan olahan yang berbahaya.
Pada 21–30 Juli 2025, personel laboratorium Pengujian Kimia Balai POM di Ende mengikuti pelatihan penggunaan instrumen AAS dan Dissolution Tester. Melalui pelatihan ini, seluruh penguji dibekali kemampuan untuk menggunakan AAS dalam mengidentifikasi dan mengukur kadar unsur logam pada produk, termasuk cemaran timbal, kadmium, merkuri, serta berbagai logam lainnya. Selain itu, penggunaan Dissolution Tester memungkinkan penguji menilai proses kelarutan zat aktif atau bahan berkhasiat dalam sediaan obat.
Dengan dukungan laboratorium pengujian yang telah terakreditasi ISO 17025, Balai POM di Ende siap memperkuat pengawasan sediaan farmasi dan pangan olahan, baik pre-market maupun post-market, serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat di Pulau Flores.